Rawan Kecelakaan, PUTR Ketapang Tambal 6 Ruas Jalan Rusak Berat Dengan Beton

Penambalan jalan rusak dijalan panembahan bandala
Ketapang (Mediadialog/ist)
MediaDialog.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Ketapang merespons keluhan masyarakat terkait kerusakan infrastruktur jalan di wilayah perkotaan. 

Sedikitnya enam ruas jalan utama dilaporkan mengalami kerusakan berat yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.

​Ketua Tim Pemeliharaan PUTR Ketapang, Budhi Haryanto, menyatakan bahwa lubang-lubang dalam di sejumlah titik telah menjadi penyebab kecelakaan bagi pengendara. Oleh karena itu, pihaknya menetapkan status prioritas untuk penanganan.

​Budhi mengatakan, terdapat 6 ruas jalan kota dalam keadaan rusak berat dan 11 rusak ringan yang tersebar di beberapa titik seperti dijalan Panembahan Bandala, Jalan Tentemak, Jalan Gajah Mada (Sukabangun), dan Jalan Mulia Kerta. 

​"Ruas jalan dengan kondisi rusak berat menjadi prioritas penanganan tahun ini, karena banyak pengguna jalan yang mengalami kecelakaan," ujarnya.

Budhi menambahkan, PUTR saat ini melakukan penanganan darurat berupa penambalan lubang menggunakan cor beton. perbaikan tersebut bersifat sementara sambil menunggu proses perencanaan anggaran rampung. Penanganan darurat juga melibatkan partisipasi masyarakat setempat, dengan pengawasan langsung dari tim teknis untuk menjaga kualitas pekerjaan.

Untuk tahun 2026, Pemkab Ketapang mengalokasikan anggaran sekitar Rp2 miliar untuk perbaikan jalan dalam kota.

“Perbaikan permanen akan dilakukan melalui anggaran murni 2026, dengan metode yang disesuaikan kondisi jalan, baik aspal maupun beton, termasuk peninggian badan jalan di titik rawan genangan,” pungkasnya. (AR)

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Next