Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Jelai Ketapang

Penemuan Mayat tanpa identitas, mengambang di aliran sungai jelai (Mediadialog/ist)
Mediadialog.id – Warga Desa Sengkuang Merabong, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengapung di aliran Sungai Jelai pada Minggu (14/6) pagi.

​Mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan pertama kali sekitar pukul 06.00 WIB oleh seorang warga yang hendak memeriksa pukat ikan di sungai. 

Kabar penemuan ini langsung menyebar dan membuat heboh masyarakat setempat untuk mendatangi lokasi kejadian.

​Berdasarkan video yang beredar di media sosial, saat pertama kali ditemukan kondisi jasad korban sudah mulai membengkak. Korban tampak berada dalam posisi telungkup dan hanya mengenakan celana dalam.

​Salah seorang warga setempat, Dicky, mengungkapkan bahwa hingga Minggu pagi identitas korban masih misterius karena tidak ada satu pun warga sekitar yang mengenali sosok tersebut.

​"Belum diketahui identitasnya. Kami khawatir korban bukan warga sekitar karena tidak ada yang mengenalinya," ujar Dicky.

​Dicky menambahkan, informasi mengenai penemuan mayat ini sudah disebarluaskan ke sejumlah desa dan permukiman di sekitar Kecamatan Manis Mata. Namun, hingga saat ini belum ada pihak keluarga maupun kerabat yang datang untuk mengidentifikasi korban.

Kapolsek Manis Mata, IPTU Meinardus Yudiansyah, membenarkan adanya peristiwa penemuan mayat di aliran Sungai Jelai tersebut.

​Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Manis Mata bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Manis Mata langsung bergerak cepat menuju lokasi.

​"Benar terjadi penemuan mayat di aliran Sungai Jelai tepatnya di Desa Sengkuang Merabong, Kecamatan Manis Mata. Saat ini personel sedang menuju lokasi bersama tim tenaga kesehatan Puskesmas Manis Mata. Untuk perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan kembali," terang IPTU Meinardus.

​Hingga pukul 09.30 WIB, jasad korban dilaporkan masih berada di lokasi penemuan sembari menunggu proses evakuasi rampung dan pemeriksaan awal oleh petugas medis.

​Kasus ini kini sepenuhnya dalam penanganan pihak kepolisian. Aparat akan melakukan identifikasi mendalam terhadap korban serta menyelidiki penyebab pasti kematiannya. (*)

Tinggalkan Komentar

Back Next