MediaDialog.id – Ratusan buruh PT Kayong Agro Lestari (PT KAL) didampingi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kapuas Raya Indonesia (KRI) Ketapang menggelar aksi damai besar-besaran pada Rabu (17/6).
Massa menggeruduk dua titik utama, yakni Kantor Bupati Ketapang dan Kantor DPRD Kabupaten Ketapang, untuk menuntut kejelasan hak-hak pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Aksi yang dimulai sejak pagi hari tersebut berlangsung tertib di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian.
Di halaman Kantor Bupati Ketapang, massa aksi membentangkan spanduk tuntutan dan bergantian menyampaikan orasi. Koordinator Aksi dari LBH KRI Ketapang, Iga Pebrian Pratama, mendesak Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk bersikap tegas terhadap PT KAL, perusahaan kelapa sawit yang berada di bawah naungan FR Group.
"Kami meminta Bupati maupun Wakil Bupati memerintahkan PT KAL untuk memenuhi hak-hak pekerja yang terkena PHK sesuai ketentuan Pasal 42 Ayat (2) PP Nomor 35 Tahun 2021," tegas Iga.
Selain menuntut hak kompensasi PHK, para buruh juga menuntut evaluasi total terhadap Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ketapang beserta mediator ketenagakerjaan.
Mereka dinilai kurang berpihak pada perlindungan hak-hak buruh yang sedang memperjuangkan nasibnya.
Aksi ini direspons langsung oleh Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir. Pertemuan tersebut menghasilkan satu poin penting untuk menyelesaikan konflik industrial ini, yakni pemerintah Kabupaten Ketapang menjanjikan akan menggelar rapat mediasi resmi antara perwakilan buruh, manajemen PT KAL, dan instansi terkait pada senin, 22 Juni 2026 di Ruang Rapat Bupati Ketapang.
Meski menerima tawaran mediasi tersebut, pihak buruh memberikan peringatan keras. Iga menegaskan bahwa jika mediasi yang dijadwalkan pekan depan mengalami jalan buntu, massa siap mengambil langkah yang lebih ekstrem.
"Jika tidak ada kepastian, kami pastikan akan menginap di Kantor Bupati. Sambil berjalan, tim advokat kami juga akan melayangkan gugatan Perselisihan Hubungan Industrial (PHI) di Pengadilan Negeri Pontianak," Pungkasnya. (AR)
Trending