Raih WTP 12 Kali Beruntun, Bupati Ketapang Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ke DPRD

Rapat Paripurna oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Ketapang (doc./ist)
MediaDialog.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ketapang menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Pidato Bupati Ketapang terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

​Rapat yang berlangsung pada Senin (08/06) di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Ketapang ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, Achmad Sholeh, didampingi para Wakil Ketua DPRD, Mateus Yudi, dan H. Mat Hoji.

​Turut hadir dalam rapat tersebut Bupati Ketapang Alexander Wilyo, jajaran Forkopimda, beserta seluruh anggota DPRD Kabupaten Ketapang, 

​Dalam pidatonya, Bupati Ketapang Alexander Wilyo menegaskan bahwa penyampaian Raperda ini merupakan amanat peraturan perundang-undangan sekaligus bentuk akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah.

​"Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD ini merupakan kewajiban konstitusional yang harus disampaikan kepada DPRD sebagai bagian dari mekanisme penyelenggaraan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Bupati.
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo memberikan pidato penyampaian Raperda (ist)
Pemerintah Kabupaten Ketapang kembali berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah T.A. 2025.

​Capaian ini menandai keberhasilan Pemkab Ketapang dalam mempertahankan opini WTP untuk yang ke-12 kalinya.

​Pendapatan Daerah: Realisasi mencapai 98,09 persen dari target APBD Perubahan T.A. 2025, yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pendapatan Transfer, serta Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah.

​Belanja Daerah dan Transfer: Realisasi mencapai 91,86 persen dari total anggaran yang tersedia. ​secara umum, pelaksanaan APBD T.A. 2025 dinilai berjalan sesuai ketentuan dan menjadi cerminan nyata dari program kerja yang telah dirasakan oleh masyarakat. 

Bupati berharap proses pembahasan Raperda bersama DPRD dapat berjalan lancar dan tepat waktu.

​Menatap tantangan ke depan yang kian dinamis, terutama terkait kondisi fiskal daerah dan kebutuhan pembangunan yang terus melonjak, Pemkab Ketapang berkomitmen kuat untuk mendongkrak sektor pendapatan mandiri.

​"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan PAD Kabupaten Ketapang. Karena itu, saya telah menunjuk Wakil Bupati untuk memimpin Satgas Peningkatan PAD agar target-target yang telah ditetapkan dapat tercapai," Pungkasnya. (AR)

Tinggalkan Komentar

Back Next