Kualitas Udara Ketapang Tembus Kategori Sangat Tidak Sehat, Warga Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Kabut asap menyelimuti kota Ketapang, ganggu aktivitas masyarakat (ist)
Mediadialog.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ketapang mengumumkan kondisi kualitas udara di wilayah Ketapang yang memburuk hingga masuk dalam kategori Sangat Tidak Sehat pada Rabu (2/9/2026).

​Berdasarkan data pemantauan DLH Ketapang, nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) melonjak hingga menyentuh angka 300 pada pukul 09.00 WIB. 

Parameter kritis utama dalam pengukuran ini berada pada PM2,5 dengan nilai 300, sementara PM10 tercatat sebesar 218.

​Dalam skala ISPU, rentang angka 201–300 mengategorikan kualitas udara sebagai Sangat Tidak Sehat, dan batas di atas 300 sudah memasuki level Berbahaya.

​Menanggapi kondisi gawat ini, DLH Kabupaten Ketapang meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera membatasi seluruh kegiatan di luar rumah guna menghindari paparan polusi.

​"Hindari semua aktivitas di luar ruangan. Perbanyak aktivitas di dalam ruangan atau lakukan penjadwalan ulang pada waktu dengan kualitas udara yang baik," tulis imbauan resmi dari DLH Kabupaten Ketapang.

​Selain itu, warga juga disarankan untuk menunda atau menghentikan sementara aktivitas fisik berat yang berdurasi lama di area terbuka sampai kondisi udara membaik. (AR)

Tinggalkan Komentar

Back Next