Mediadialog.id – Pemerintah Kabupaten Ketapang menerima suntikan dana Bantuan Presiden (Banpres) sebesar Rp20 miliar untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang telah berlanjut lebih dari dua bulan.
Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni, mengonfirmasi bahwa dana bantuan tersebut telah ditransfer langsung ke rekening Pemerintah Kabupaten Ketapang.
Pernyataan ini disampaikan saat memberikan keterangan pers di Kantor Bupati Ketapang, Selasa (8/9/2026) malam.
"Alhamdulillah, Bapak Presiden mempunyai perhatian khusus untuk Ketapang. Ini sudah ditransfer Banpres, bantuan Presiden, Rp20 miliar ke rekening Pemda," ujar Raja.
Pengalokasian anggaran tersebut mencakup pembelian APD, Pompa Air dan Equipment untuk menangani titik api di kawasan lahan gambut yang memiliki tingkat kesulitan pemadaman cukup tinggi.
Selain itu, anggaran Rp5,5 miliar dari Kementerian Kehutanan juga disalurkan melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan daerah untuk memperkuat tim darat.
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menyambut baik dukungan dari pemerintah pusat. Selama lebih dari dua bulan, tim gabungan beserta masyarakat dan pihak swasta terus berupaya memadamkan api di tengah keterbatasan sarana.
"Lahan gambut sangat sulit ditangani kalau tanpa didukung oleh pemerintah pusat. Atas nama pemerintah dan masyarakat Ketapang, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian Bapak Presiden dan kunjungan Bapak Menhut," kata Alex.
Tambahan dana ini diharapkan segera mengalir ke penyiapan personel dan pemenuhan logistik, sehingga upaya pemadaman di titik-titik rawan gambut dapat berjalan lebih optimal. (AR)
Trending