Truk Sawit Overload Sebabkan Jalan Rusak, Bupati Kayong Utara : "Taati Batas Muatan"

Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya (ist)
Mediadialog.id — Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, menyoroti maraknya pelanggaran kapasitas muatan oleh armada angkutan kelapa sawit yang menjadi dalang utama cepat rusaknya infrastruktur jalan di wilayahnya.

​Romi menjelaskan bahwa sebagian besar jalan milik kabupaten saat ini berstatus Kelas III, yang idealnya hanya mampu menahan beban maksimal sebesar 8 ton. Namun, pada kenyataannya, banyak truk angkutan sawit yang nekat melintas dengan tonase mencapai 13 ton.

​"Daerah sawit itu di mana-mana jalannya pasti hancur karena muatannya melebihi kapasitas. Artinya, kita sendiri sebenarnya ikut berkontribusi terhadap kerusakan jalan," tegas Romi.

​Melihat kondisi tersebut, Romi mengimbau seluruh pemangku kepentingan (stakeholders), khususnya para pengusaha angkutan dan perusahaan kelapa sawit, untuk meningkatkan kesadaran bersama. Ia meminta seluruh pihak mematuhi aturan batas tonase demi menjaga keawetan dan umur pakai jalan.

Romi menegaskan bahwa pihaknya telah berkomitmen mempercepat perbaikan infrastruktur, salah satunya dengan mengalokasikan anggaran untuk ruas Jalan Mas Bangun–Banyu Abang.

​"Dananya sudah kami siapkan sebesar Rp4 miliar sesuai janji saya. Namun belum bisa dieksekusi karena masih menunggu keputusan administrasi skema specific grant," pungkas Romi. (AR)

Tinggalkan Komentar

Back Next