BMKG Deteksi 23 Titik Panas di Ketapang, Terbanyak di Kalimantan Barat

Pantauan titik hotspot (Mediadialog/ist)
MediaDialog.id – Kabupaten Ketapang menjadi wilayah dengan jumlah titik panas (hotspot) terbanyak di Kalimantan Barat (Kalbar).

Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Selasa, 7 Juli 2026, terdeteksi sebanyak 23 titik panas di Ketapang dari total 32 hotspot yang tersebar di seluruh wilayah Kalbar. 

​BMKG juga mengeluarkan peringatan bahwa sebagian besar wilayah Kalbar, termasuk Ketapang, masuk dalam kategori sangat mudah terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk periode 8 hingga 14 Juli 2026. 

Kondisi cuaca yang cenderung kering menjadi pemicu utama meningkatnya potensi kemunculan titik panas ini.

​Menanggapi laporan tersebut, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ketapang, Yunifar Purwantoro, meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak langsung berasumsi bahwa hotspot adalah kebakaran lahan (firespot).

​"Titik hotspot ini kan belum tentu titik api, karena bukan firespot. Jadi fungsi kesiapsiagaan kita tetap," ujar Yunifar saat dikonfirmasi, Rabu, (8/7).

​Yunifar menjelaskan bahwa hotspot merupakan indikator suhu panas yang tertangkap oleh satelit, sehingga memerlukan verifikasi lebih lanjut di lapangan untuk memastikan apakah ada aktivitas kebakaran atau tidak.

​Meski jumlah hotspot meningkat, BPBD Ketapang memastikan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai kejadian karhutla di wilayahnya.

​"Sementara untuk sekarang belum ada," tutup Yunifar. (AR)

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Next