Naas! Asyik Memancing di Sungai Nanga Tayap, Satu Warga Tewas Tersambar Petir

Foto korban dilarikan warga ke fasilitas kesehatan 
(MediaDialog/ist)
Mediadialog.id – Nasib malang menimpa empat warga Desa Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang. Saat sedang asyik memancing di Sungai Nanga Tayap, mereka disambar petir pada Minggu sore (29/3).


Insiden ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya harus dilarikan ke puskesmas.


​Peristiwa maut tersebut terjadi sekitar pukul 15.45 WIB saat wilayah setempat mulai diguyur hujan. Menurut keterangan pihak kepolisian, terdapat empat orang yang berada di lokasi kejadian saat petir menyambar.


​Kapolsek Nanga Tayap, AKP Bagus Tri Baskoro, mengonfirmasi bahwa dari empat pemancing tersebut, tiga di antaranya menjadi korban langsung sambaran petir.


​"Benar, ada empat orang yang memancing di Sungai Nanga Tayap yang tersambar petir. Akibat sambaran itu, satu orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan dua orang lainnya dalam penanganan medis di Puskesmas Nanga Tayap," ujar AKP Bagus.


​Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, para korban merupakan warga Dusun Tambang Kayung, RT 17 RW 007, Desa Nanga Tayap.

Salah satu korban bernama Sapuan Nur dikabarkan meninggal dunia, sedangkan ketiga korban lainnya yakni Mustakim, Munawar dan satu rekan lainnya dikabarkan sedang menjalani perawatan dipuskesmas.

​Jailani, salah satu anggota keluarga korban, menuturkan bahwa saat kejadian ketiga korban langsung tidak sadarkan diri di lokasi. Ia bersyukur adik kandungnya, Mustakim, berhasil selamat meski harus menjalani perawatan intensif.


​"Teman dan keluarga saya yang tersambar petir. Satu orang meninggal dunia, sedangkan keluarga saya (Mustakim) dan Munawer sudah siuman dan masih dirawat di Puskesmas Nanga Tayap," ungkap Jailani via telepon.


​Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dan tim medis masih terus memantau kondisi korban selamat serta mengumpulkan informasi lebih lanjut mengenai kronologi lengkap di tempat kejadian perkara (TKP). (AR)

Tinggalkan Komentar

Back Next