Mediadialog.id — Personel BKO Brimob Polri bersama TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ketapang, dan jajaran relawan bergerak cepat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jalan Poros KM 5 Pelang–Tumbang Titi, Desa Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Minggu (30/8).
Upaya kolaboratif ini dilakukan guna mengendalikan sebaran api dan meminimalkan dampak kerusakan lingkungan. Luas area terdampak diperkirakan mencapai 1,5 hektare.
Proses pemadaman di lapangan menghadapi tantangan cuaca ekstrem, termasuk suhu udara tinggi dan angin kencang yang berpotensi memicu kembali bara api.
Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, melalui Kapolsek Matan Hilir Selatan AKP Sigunari, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam penanggulangan bencana Karhutla.
"Personel BKO Brimob Polri bersama TNI, BPBD, dan relawan terus berupaya bahu-membahu melakukan pemadaman serta pembasahan. Sinergitas ini sangat diperlukan agar kebakaran dapat segera dikendalikan dan tidak meluas ke wilayah lainnya," ujar AKP Sigunari.
Selain pemadaman, pemantauan berkala terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi munculnya titik api dari dalam tanah gambut atau material kering yang mudah terbakar.
Petugas juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melapor jika menemukan indikasi titik api baru di sekitar permukiman. (AR)
Trending