​Gandeng Laskar Peduli dan PMI, Bupati Ketapang Dorong Gerakan Donor Darah Rutin

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo dalam acara Launching Ketapang Sehat (Mediadialog/ist)
MediaDialog.id – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, secara resmi meluncurkan gerakan sosial kemanusiaan bertajuk Launching Donor Darah "Ketapang Sehat". Kegiatan ini diinisiasi oleh Yayasan Laskar Peduli Ketapang, digelar di Pendopo Bupati Ketapang pada Senin (13/7).

​Aksi nyata ini ditargetkan menjadi motor penggerak untuk mengatasi keterbatasan stok darah di Kabupaten Ketapang dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat secara berkelanjutan.

​Dalam sambutannya, Bupati Alexander Wilyo menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Yayasan Laskar Peduli Ketapang. Menurutnya, gerakan ini merupakan bukti nyata sinergi masyarakat dan pemerintah dalam membangun daerah dari sisi sosial dan kesehatan.

​"Ini adalah kegiatan sosial yang sangat positif dan patut kita dukung bersama. Yang terpenting bukan hanya launching hari ini, tetapi bagaimana kegiatan donor darah ini dapat terus berjalan secara rutin dan menjadi gerakan bersama masyarakat Kabupaten Ketapang," tegas Bupati Alex.

​Ia menambahkan bahwa donor darah adalah aksi kemanusiaan sederhana yang dampaknya luar biasa karena langsung menyelamatkan nyawa orang lain. Selain itu, dari sudut pandang medis, mendonorkan darah secara rutin sangat baik untuk membantu regenerasi sel darah merah dalam tubuh pendonor.

​Guna memastikan stok darah di Ketapang selalu aman, Bupati Alex mengimbau seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, BUMN, BUMD, pihak swasta, hingga lembaga pendidikan untuk aktif bergerak. Ia menyarankan agar kegiatan donor darah tidak terpusat di satu tempat saja.

​Ketua Yayasan Laskar Peduli Ketapang, Herlina, menjelaskan bahwa yayasan yang dipimpinnya telah bergerak di bidang kemanusiaan sejak tahun 2020. Program "Ketapang Sehat" ini lahir dari kegelisahan terhadap seringnya terjadi kelangkaan stok darah darurat di lapangan.

​Senada dengan hal tersebut, Ketua PMI Kabupaten Ketapang, M. Fuadi, menyambut hangat inisiatif ini. Kehadiran yayasan sosial seperti Laskar Peduli dinilai menjadi suntikan energi baru bagi PMI.

​"Kami mengajak masyarakat untuk mulai menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup dan budaya. Kebutuhan darah di Ketapang masih cukup tinggi, sementara jumlah pendonor aktif harus terus kita tingkatkan," Tutup Fuadi. (AR)

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Next