| Ketua DPRD Kalbar, Ahmad Sholeh sambut pengurus Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Ketapang , Jumat (10/7) |
MediaDialog.id – Jajaran pengurus baru Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Ketapang melakukan kunjungan ke kantor DPRD Ketapang dan di sambut langsung Ketua DPRD Ketapang, Ahmad Sholeh, pada Jumat, (10/7).
Kunjungan silaturahmi ini dilakukan pasca-pelantikan kepengurusan baru HNSI Ketapang. Selain sebagai ajang perkenalan, agenda ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara lembaga legislatif dengan organisasi penampung aspirasi para nelayan di daerah tersebut.
Dalam kesempatan itu, pengurus DPC HNSI Ketapang meminta arahan serta dukungan serta membeberkan sejumlah masalah klasik dan mendasar yang hingga kini masih mencekik kesejahteraan para nelayan di Kabupaten Ketapang.
Beberapa keluhan terkait sulitnya akses permodalan untuk mengembangkan usaha, minimnya sarana dan prasarana penangkapan ikan yang modern, hingga kelangkaan bahan bakar (BBM) yang menjadi problem penghambat nelayan untuk melaut.
Menanggapi keluhan tersebut, Ketua DPRD Ketapang, Achmad Sholeh, menyambut baik inisiatif proaktif yang ditunjukkan oleh pengurus baru HNSI.
Menurutnya, nelayan adalah pilar utama ekonomi maritim di Ketapang yang wajib dilindungi dan diperjuangkan lewat regulasi yang tepat.
"DPRD Ketapang siap menjadi mitra strategis bagi HNSI. Kami akan menampung setiap aspirasi dan permasalahan yang disampaikan untuk kemudian ditindaklanjuti, baik melalui fungsi legislasi, anggaran, maupun pengawasan," tegas Achmad Sholeh.
Ia juga meminta agar pengurus HNSI Ketapang segera membuat pemetaan (mapping) skala prioritas masalah secara mendetail. Hal ini penting agar nantinya saat dibawa ke tingkat paripurna atau rapat dengar pendapat (RDP) bersama komisi terkait, pembahasannya bisa lebih terarah dan langsung menghasilkan solusi konkret.
Melalui wadah komunikasi ini, diharapkan setiap kebijakan dan produk hukum yang dilahirkan oleh DPRD Ketapang ke depan benar-benar berpihak pada kesejahteraan nelayan serta menjaga keberlanjutan sektor kelautan. (AR)
Trending