Bocah 7 Tahun Tewas Usai Bermain di Waterpark Ketapang, Polisi Soroti Minimnya Pengawasan

Gambar Ilustrasi
MediaDialog.id – Nasib tragis menimpa seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. 

Siswa yang baru duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) tersebut dilaporkan meninggal dunia setelah bermain di wahana pemandian Waterpark Ketapang, Jalan H. Agus Salim, pada Kamis (28/5) sore.

​Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, melalui Kasi Humas IPTU M. Simatupang, membenarkan insiden memilukan yang menewaskan korban tersebut.

​"Benar, siswa kelas 1 SDN 05 Delta Pawan meninggal dunia usai bermain di Wahana Waterpark Ketapang," ujar IPTU M. Simatupang.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga tenggelam saat sedang asyik bermain air. Setelah dievakuasi dari kolam, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Agoesdjam Ketapang untuk mendapatkan tindakan medis darurat.

​Namun, takdir berkata lain. Setelah tim medis melakukan berbagai upaya maksimal untuk menyelamatkan nyawanya, bocah malang tersebut dinyatakan meninggal dunia.

​"Meninggal di RSUD dr. Agoesdjam Ketapang setelah mendapat pertolongan," jelas Kasi Humas.

​Saat dikonfirmasi mengenai penyebab utama kecelakaan tersebut, IPTU M. Simatupang mengindikasikan adanya faktor kelalaian dalam memantau aktivitas korban di area kolam.

​"Kurangnya pengawasan terhadap anak," jawabnya singkat.

​Menyikapi kejadian ini, pihak Kepolisian Resor (Polres) Ketapang memberikan imbauan keras kepada seluruh pihak, baik pengelola tempat wisata air maupun para orang tua, agar lebih waspada dan memperketat penjagaan.

​"Kami imbau untuk selalu mengawasi anak-anak saat bermain di wahana permainan, terutama di area air," Ujarnya.

​Hingga berita ini tayang, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan belum memaparkan secara rinci kronologi serta penyebab pasti dari insiden tenggelamnya bocah tersebut. (AR)

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Next