| Mahasiswa dan dosen Program Magister Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana bersama jajaran pimpinan kampus, Camat Jatiluhur, serta pihak SMAN 1 Jatiluhur berfoto bersama usai kegiatan social volunteering bertema “Digital Wise Generation: Cerdas, Kreatif, dan Kritis” di Purwakarta, Kamis (6/2/2026). (Foto Istimewa) |
MediaDialog.id - Mahasiswa dan dosen Program Magister (S2) Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana menggelar kegiatan social volunteering di SMA Negeri 1 Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Kamis (6/2/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Digital Wise Generation: Cerdas, Kreatif, dan Kritis”, sebagai upaya membekali generasi muda dengan kecakapan menghadapi tantangan era digital.
Sebanyak 74 mahasiswa magister bersama 14 dosen terlibat langsung dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut. Acara ini turut dihadiri Camat Jatiluhur DRs. Al Idrus Nurhasan, Kepala SMAN 1 Jatiluhur H. Kasid, S.Pd.Fis., M.Pd., serta jajaran pimpinan Universitas Mercu Buana, di antaranya Wakil Rektor III Dr. Irmulansati, S.H., M.Si., Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Prof. Dr. Ahmad Mulyana, Wakil Dekan Melly Ridaryanthie, Ph.D., Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Dr. Heri Budianto, M.Si., dan Sekretaris Prodi Dr. Afdal Makkuraga.
Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana, Dr. Heri Budianto, M.Si., mengatakan kegiatan ini merupakan implementasi Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, sekaligus ruang kontribusi nyata mahasiswa magister yang memiliki latar belakang dan pengalaman beragam.
“Mahasiswa magister kami terdiri dari para profesional yang sudah berpengalaman dan juga lulusan baru S1. Melalui kegiatan ini, mereka dapat menyalurkan ilmu, pengalaman, dan kompetensinya agar bermanfaat langsung bagi generasi muda,” ujar Heri Budianto.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa dibagi ke dalam sembilan kelompok yang masing-masing didampingi dosen pembimbing. Setiap kelompok menyampaikan materi yang relevan dengan kebutuhan remaja saat ini, mulai dari penguatan kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi publik, gaya hidup sehat, literasi digital dan penggunaan media sosial secara bijak, kritis, serta bertanggung jawab, hingga strategi persiapan akademik dan nonakademik untuk meraih beasiswa pendidikan tinggi.
Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi, simulasi, dan berbagi pengalaman, sehingga siswa tidak hanya memperoleh pemahaman teori, tetapi juga praktik langsung.
Kepala SMAN 1 Jatiluhur, H. Kasid, S.Pd.Fis., M.Pd., menyambut baik kegiatan tersebut. Ia berharap materi yang diberikan dapat membuka wawasan dan memotivasi para siswa.
“SMAN 1 Jatiluhur merupakan satu-satunya SMA di wilayah ini. Dengan kegiatan hari ini, saya berharap siswa bisa banyak belajar langsung dari para profesional di bidangnya,” ujarnya.
| Mahasiswa dan dosen Program Magister Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana bersama siswa SMAN 1 Jatiluhur usai kegiatan edukasi literasi digital bertema “Digital Wise Generation” di Purwakarta, Kamis (6/2/2026). |
Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana, Prof. Dr. Ahmad Mulyana, menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam membentuk karakter generasi muda yang adaptif terhadap perubahan zaman.
“Perguruan tinggi harus hadir di tengah masyarakat. Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi nyata antara dunia akademik dan sekolah dalam membangun generasi yang cerdas, kreatif, dan kritis, terutama dalam menghadapi tantangan dunia digital,” katanya.
Melalui kegiatan bertema Digital Wise Generation, Universitas Mercu Buana mendorong lahirnya generasi muda yang mampu menyaring informasi secara cerdas, memanfaatkan teknologi secara kreatif, serta berpikir kritis dalam mengambil keputusan.
Program ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai jembatan antara pendidikan tinggi dan sekolah, sehingga kontribusi akademisi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. (Ary)
Trending