AS desak Warganya Tinggalkan Iran, Larang lakukan Perjalanan kesana.

Foto Ilustrasi
MediaDialog.id - Ketegangan antara AS dan Iran masih belum mereda, hal ini menjadi atensi serius dunia dan menimbulkan kekhawatiran kemungkinan adanya kontak yang lebih serius terjadi antar dua negara. 

Dilansir dari Antaranews.com, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio sampai meminta seluruh warga Amerika untuk tidak melakukan perjalanan ke negara Iran dan turut meminta mereka yang berada di sana untuk segera meninggalkan negara timur tengah tersebut.

Dalam pernyataannya , Rubio melarang keras warga AS yang hendak atau bepergian ke negara Iran dengan Tujuan apapun. 

"Tidak ada warga Amerika yang boleh bepergian ke Iran dengan alasan apa pun. Kami kembali menyerukan agar warga Amerika yang saat ini berada di Iran untuk segera pergi," Ujarnya.

Rubio menambahkan bahwa dirinya menetapkan Iran sebagai Negara Pendukung Penahanan yang Tidak Sah menyusul perintah eksekutif dari Presiden AS Donald Trump.

"Jika Iran tidak berhenti, kami terpaksa akan mempertimbangkan langkah-langkah tambahan, termasuk rencana pembatasan perjalanan geografis pada penggunaan paspor AS, melalui, atau dari Iran," kata Rubio menambahkan.


Sebelumnya, saat kunjungannya ke Colorado Pada Senin (23/2) , Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, mengatakan Amerika Serikat Membuka opsi pendekatannya terhadap Iran, serta mendesak negara itu untuk bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan.

Hegseth menegaskan bahwa Presiden Donald Trump lebih memilih solusi diplomatik, tetapi menekankan bahwa militer AS telah siap dengan rencana darurat jika Iran menolak mencapai kesepakatan.

“Iran harus membuat kesepakatan. Iran memiliki kesempatan untuk membuat kesepakatan. Itulah hasil yang lebih diinginkan presiden,” Ungkapnya. (AR)

Sumber : https://m.antaranews.com/berita/5443326/as-minta-warganya-segera-tinggalkan-iran-larang-bepergian-ke-sana?utm_source=antaranews&utm_medium=desktop&utm_campaign=popular_right

Tinggalkan Komentar

Back Next