| Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, memberikan keterangan kepada awak media terkait kondisi stok BBM dan LPG menjelang Idul Fitri 2026 di Kantor DPRD Ketapang, Senin (16/3/2026). (MediaDialog/Ary) |
MediaDialog.id - Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, meminta pengelola SPBU, agen, dan pangkalan LPG di wilayah Kabupaten Ketapang untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Selain itu, Alexander Wilyo juga menegaskan agar tidak ada penyalahgunaan dalam proses penyaluran BBM dan LPG. Aparat dan masyrakat pun diminta untuk mengawasi bersama.
Hal tersebut disampaikan Alexander Wilyo saat jumpa pers bersama pihak Pertamina, Hiswana Migas, Bulog, serta Ketua DPRD Ketapang di Kantor DPRD Ketapang, Senin (16/3/2026) pagi.
Dalam kesempatan tersebut, Alexander Wilyo meminta agar pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan energi saat periode Lebaran.
“Saya menghimbau kepada pihak SPBU, agen, dan pangkalan LPG untuk memberikan pelayanan yang prima dalam menyalurkan BBM dan LPG kepada masyarakat serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan yang dapat merugikan masyarakat umum,” tegasnya.
Selain itu, ia juga meminta aparat penegak hukum bersama pihak Pertamina Patra Niaga untuk meningkatkan pengawasan terhadap distribusi BBM dan LPG agar tidak terjadi pelanggaran di lapangan.
“Kemudian kepada rekan-rekan aparat penegak hukum serta Pertamina Patra Niaga agar mengambil langkah-langkah sesuai dengan ketentuan yang berlaku apabila ditemukan pelanggaran dalam proses penyaluran BBM dan LPG,” ujarnya.
Alexander menambahkan, pengawasan yang ketat sangat penting dilakukan agar distribusi energi tetap berjalan lancar dan tepat sasaran bagi masyarakat.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari camat, lurah, hingga kepala desa, untuk turut memantau kondisi distribusi BBM dan LPG di wilayah masing-masing serta menjaga situasi tetap kondusif.
“Berikan juga informasi kepada masyarakat terkait kondisi ketersediaan BBM, LPG, dan kebutuhan pokok di Ketapang yang sampai saat ini masih dalam kondisi aman,” pungkasnya. (Ary)
Trending