| Foto Ilustrasi |
Bau mulut tidak hanya mengganggu kenyamanan kita sendiri, tetapi juga bisa mempengaruhi interaksi sosial kita. Oleh karena itu, menjaga kebersihan mulut dan gigi selama bulan puasa sangatlah penting.
Dilansir dari Antaranews.com, Dokter Spesialis Periodonsia RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak, drg Desy Marlin Sitomorang, Sp.Perio, mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kesehatan gigi dan mulut selama bulan puasa. gangguan kesehatan gigi dan mulut seringkali di asosiasikan dengan Perubahan pola makan serta berkurangnya asupan cairan dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan gigi dan mulut.
“Selama bulan puasa, kita harus lebih memperhatikan kesehatan gigi dan mulut,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).
Ia memberikan empat tips untuk mencegah gangguan kesehatan gigi dan mulut selama berpuasa.
Pertama dengan menyikat gigi secara teratur dua kali sehari, yakni setelah sahur dan sebelum tidur malam.
Kedua, membersihkan sela-sela gigi menggunakan alat bantu seperti sikat interdental atau benang gigi untuk mengangkat sisa makanan.
Ketiga, memperbanyak konsumsi serat seperti buah dan sayur.
Dan terakhir, rutin memeriksakan kesehatan gigi dan mulut setidaknya dua kali dalam setahun di fasilitas kesehatan.
Menurutnya, salah satu masalah yang kerap muncul selama bulan puasa adalah peradangan gusi atau gusi berdarah.
Gusi berdarah dapat menandakan adanya penyakit pada gusi, terlebih jika terjadi secara spontan dan dalam jumlah cukup banyak,” jelasnya.
Ia menyarankan masyarakat untuk lekas berkonsultasi ke dokter gigi , untuk mengetahui penyebab pasti gusi berdarah.
“Apabila disebabkan oleh penumpukan plak atau karang gigi, maka perlu dilakukan tindakan pembersihan karang gigi secara profesional,” terangnya. (AR)
Trending