Jumlah Korban Dugaan Keracunan MBG di Marau Ketapang Bertambah Jadi 370 Orang

Ratusan pelajar dan warga terpaksa menjalani perawatan darurat akibat dugaan keracunan MBG di Kecamatan Marau, Ketapang. Hingga Jumat (6/2/2026) petang, total korban mencapai 370 orang (MediaDialog/Ary)
MediaDialog.id - Jumlah korban dugaan keracunan makanan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diproduksi dapur Yayasan Surya Gizi Lestari di Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, kembali mengalami peningkatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, dr Feria Kowira, menyampaikan bahwa hingga Kamis, 6 Februari 2026, pukul 15.00 WIB, total korban tercatat mencapai 370 orang.

“Jumlah korban bertambah, saat ini totalnya 370 orang. Dari jumlah tersebut, masih ada sekitar 50 orang yang menjalani perawatan medis di Puskesmas Kecamatan Marau,” ujar dr Feria.

Ia menjelaskan, sebagian besar korban mengalami gejala ringan hingga sedang dan telah mendapatkan penanganan medis. Namun demikian, terdapat dua orang korban yang harus dirujuk ke RSUD dr Agoesdjam Ketapang karena kondisinya memerlukan perawatan lanjutan dan tidak dapat ditangani di fasilitas kesehatan tingkat puskesmas.

“Dua orang dirujuk ke RSUD dr Agoesdjam untuk penanganan lebih lanjut, sementara korban lainnya sudah diperbolehkan pulang karena kondisinya membaik dan telah dibekali obat-obatan,” jelasnya.

Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang, lanjut dr Feria, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kejadian ini, khususnya para dokter dan tenaga kesehatan yang telah bekerja maksimal sejak awal kejadian.

“Pemda mengucapkan terima kasih kepada seluruh tenaga medis dan pihak terkait yang telah bergerak cepat dan bekerja maksimal dalam menangani para korban,” pungkasnya.

Hingga saat ini, pihak terkait masih melakukan pemantauan terhadap kondisi korban serta menelusuri penyebab pasti dugaan keracunan massal tersebut.(Ary)

Tinggalkan Komentar

Back Next