Menkes Pastikan Indonesia Siap Antisipasi Ancaman Virus Nipah, PCR dan Surveilans Diperkuat

kata Budi Gunadi Sadikin saat Conference di Rumah Sakit Kardiologi Emirates–Indonesia, Surakarta (Foto Istimewa)
MediaDialog.id - Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin memastikan pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk mencegah masuknya virus Nipah ke Indonesia. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan surveilans, kesiapan laboratorium, serta penyediaan alat skrining berbasis PCR di berbagai wilayah.

Menkes menjelaskan, metode pemeriksaan virus Nipah menggunakan teknologi PCR yang serupa dengan pemeriksaan Covid-19. Pemerintah telah menyiapkan reagen yang diperlukan dan mendistribusikannya ke sejumlah laboratorium rujukan milik Kementerian Kesehatan di daerah.

“Kita sudah siapkan reagen-reagennya. Jadi kalau ada orang yang dicurigai, batuk tidak sembuh-sembuh, karena ini sama-sama menyerang paru-paru seperti Covid, kita lakukan screening,” kata Budi Gunadi Sadikin saat Conference di Rumah Sakit Kardiologi Emirates–Indonesia, Surakarta, Kamis (29/1/2026).

Ia menegaskan, pemeriksaan ini penting untuk membedakan penyebab gangguan pernapasan, apakah disebabkan oleh influenza, Covid-19, atau virus Nipah. Hingga saat ini, pemerintah memastikan belum ditemukan kasus positif virus Nipah di Indonesia.

“Surveilans kita perkuat. Kita belum melihat adanya kasus, dan sesuai juga rekomendasi WHO, belum perlu menutup perbatasan karena jumlah kasus secara global masih sangat sedikit,” ujarnya.

Reagen PCR untuk pemeriksaan virus Nipah telah ditempatkan di fasilitas Kementerian Kesehatan dan didistribusikan ke sejumlah laboratorium di berbagai daerah, termasuk wilayah Sulawesi. 

Dengan demikian, jika ditemukan kasus yang dicurigai di daerah, pemeriksaan dapat dilakukan langsung tanpa harus menunggu pengiriman sampel ke pusat.

Terkait kebijakan perbatasan negara, Menkes menegaskan pemerintah belum berencana melakukan penutupan akses keluar-masuk Indonesia. Kebijakan tersebut sejalan dengan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menilai penyebaran virus Nipah masih terbatas.

Selain langkah teknis, Kementerian Kesehatan juga telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat terkait pencegahan virus Nipah. Informasi tersebut dapat diakses melalui situs resmi dan media sosial Kemenkes.

“Kita sudah keluarkan imbauannya. Teman-teman bisa cek di Google atau di media sosial Kemenkes,” tutup Menkes.

Pemerintah terus memantau perkembangan situasi virus Nipah dan menyatakan siap mengambil langkah-langkah lanjutan demi melindungi kesehatan masyarakat Indonesia. (AR)

Tinggalkan Komentar

Back Next