Mediadialog.id – Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengganggu aktivitas penerbangan di dua bandara utama Kalimantan Barat, yakni Bandara Rahadi Oesman Ketapang dan Bandara Supadio Pontianak, pada Rabu (2/9).
Terbatasnya jarak pandang memaksa pihak maskapai membatalkan dan menunda sejumlah penerbangan demi keselamatan.
Kepala Seksi Pelayanan dan Kerja Sama Bandara Rahadi Oesman Ketapang, Donny Suryana Harris, mengonfirmasi bahwa gangguan ini berdampak signifikan pada jadwal keberangkatan maupun kedatangan.
"Untuk Wings Air dengan rute Ketapang-Pontianak, dari enam jadwal penerbangan terdapat empat penerbangan yang cancel," kata Donny.
Empat penerbangan maskapai Wings Air dibatalkan, sementara dua penerbangan Wings Air lainnya mengalami keterlambatan (delay).
Dampak kabut asap juga dirasakan maskapai Fly Jaya rute Ketapang-Halim, Jakarta. Penerbangan bernomor KS 144 yang dijadwalkan terbang pukul 13.55 WIB terpaksa mundur hingga pukul 15.10 WIB.
Donny menegaskan, seluruh penyesuaian operasional penerbangan ini diambil semata-mata demi keselamatan penerbangan mengingat buruknya jarak pandang di area penerbangan Bandara Rahadi Oesman maupun Bandara Supadio.
Pihak bandara mengimbau seluruh calon penumpang untuk aktif memeriksa pembaruan status penerbangan mereka langsung ke pihak maskapai, mengingat kondisi cuaca masih dinamis. (AR)
Trending